Banner 468

Tampilkan postingan dengan label kacamataku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kacamataku. Tampilkan semua postingan

Takdir-->Fate/destiny

Posted by muty on - -


Takdir is the term in islam. What is the takdir? I think everyone has ever talk about takdir. But, do they really know what takdir is? Many people said "this is my takdir" when they got what they don't want, but when they got what they want, they just thought that was because their efforts.

When i was elementry school, teacher tought us that takdir is something that had decided for each of us before we were born. There are two kinds of takdir, takdir that you can change or destiny and takdir that you can't change or fate. The fates are like  your parents, when you were born, when and how you die and many things. And the destinies are like your body weight, your rank in school, your career, etc. We have try to get what we want (good will and good hope) and change what we don't want happened, but when something we don't want is still happened after we have efforted for that, so that is takdir and that's better for us, even we don't want it. And i have this comprehension about takdir until i was senior high school. I thought that every bad things happened that's not because of my mistake, called takdir. Time goes on, many things happened until i realized that i do not really understand what takdir is.

Something you don't like that you must undergone because you didn't think bout it maturely and when you had opportunity to change it, your self told you and persuassioned you to try undergone once again, perhaps you can do it well next time. But in fact , it was same, you can't do it well and when you want to change it again, your self told you that is too late, it has spend many value things. So, you thought that you have to finish it till the end. what do you think bout it? Is it takdir because of this person's mistakes or not?or the mistakes that he/she did was intentionally by allah to made the way of his/her life?

I have heard ustad (islam teacher) told a story about takdir. A long time ago, there was someone in rasulullah period, was sitting and lean on the wall. Immediately, he realized that the wall which he lean on would be fallen. He moved to other safe place so that he avoided from the potent fall wall. In this case, Allah had made 2 takdir (destiny) for this person. One takdir is he will get the ruined fall wall if he still sit there and other takdir is he will not get the fall wall if he move to other safe place. From this story, I started to understand about takdir, that everything happened in our life is takdir, good or bad, some you can effort (desnity), but some aren't (fate). But before everything happened, we have try to get the best we can.
So, is it importent to find  whether the bad thing happened because of your mistake or not? And the answer is yes, so that you can learn from your mistakes. But every bad things that happened to our life, whether it was because of our mistakes or not, it always has a lesson.
Don't blame your self, it's ok to make mistake but you have to learn from it.

I am sorry for my english :)


[ Read More ]

Tainduak

Posted by muty on - -


Ada sebuah istilah di minang yang saya baru tau kemaren, dan mungkin juga sebagian anak muda minang juga belum semuanya tau istilah ini, yaitu tainduak. Kalau minang diindonesiakan jadinya "terinduk." Ter-induk, induk disini maksudnya adalah orangtua dan bisa juga keluarga. Nah, yang saya tau istilah ini biasanya dilekatkan kepada laki-laki.Tainduak merupakan sebuah sifat buruk yang biasanya mulai nampak pada laki-laki yang akan menikah atau sudah menjadi suami.

Seorang laki-laki yang tainduak, seringkali selalu menuruti apa kata orangtua dan/keluarga besarnya, dalam konteks negatif. Dia tidak berani memiliki pendapat yang berbeda dan takut bertindak yang bertentangan dengan pikiran orangtuanya berkaitan dengan rumah tangganya sendiri. Dia seperti tidak punya pendirian. Jika laki-laki tainduak ini memiliki orangtua yang paham bahwa mereka tidak boleh ikut campur urusan rumah tangga anaknya, maka mungkin sifat ini tidak terlalu menjadi masalah. Yang menjadi masalah adalah jika orangtua atau keluarga besar laki-laki tainduak ini juga tidak menghargai dan tidak memahami hak-hak anak laki-lakinya dalam mengurusi rumah tangganya sendiri. Mereka suka mengintervensi dan ikut campur urusan rumah tangga anak laki-lakinya. Ikut campur orangtua dalam urusan rumah tangga anaknya tentu saja akan memicu timbulnya pertengkaran antara suami istri itu sendiri. Padahal, di dalam agama islam dijelaskan bahwa permasalahan rumah tangga anak tidak boleh dicampuri oleh orangtua atau keluarga besar, kecuali jika sudah sangat terpaksa.
 Sifat tainduak laki-laki ditambah lagi dengan keluarga yang tidak memberi kebebasan anaknya dalam mengurusi rumah tangganya, bisa menjadi tekanan bagi laki-laki tersebut, apalagi bagi istrinya. Tidak masalah jika istri memiliki pola pikir dan sifat yang mirip dengan keluarga besar suami, tapi jika tidak maka hidup istri mungkin akan penuh dengan tekanan.

Teman saya pernah bercerita bahwa seorang ibu yang bekerja di dekat apotek tempatnya bekerja memiliki suami dengan sifat tainduak. Suaminya tidak pernah memberinya nafkah, uang hasil kerjanya hanya diberikan kepada orangtuanya. Padahal mereka sudah dikaruniai anak, tapi suami ini pun tidak pernah membiayai anaknya juga. Bahkan pernah Ibu ini tidak pergi kerja karena tidak punya uang untuk ongkos angkot saking bangkrutnya. Ending story-nya, cerai. Padahal kalau si suami orang yang paham (agama) bahwa istri dan anak adalah tanggung jawabnya maka dia tidak akan melakukan hal itu. Tanggung jawab seorang laki-laki yang sudah menikah adalah membiayai hidup orangtuanya dan keluarganya (istri dan anak).
Cerita lain lagi, seorang wanita yang menikah dengan seorang laki-laki. Orangtua si laki-laki sebenarnya tidak terlalu suka dengan menantunya ini tapi saya tidak terlalu tau kenapa mereka akhirnya bisa menikah. Wanita ini kemudian tinggal dirumah mertua dan sering sekali mertua menyuruh menantunya ini bekerja keras di sawah. Ketika wanita ini hamil tentu saja dia tidak bisa bekerja sekeras sebelumnya, mertuanya kesal dan singkat cerita wanita ini pulang ke rumah orang tuanya. Semenjak itu hingga anaknya sudah lahirpun, suaminya tidak pernah mengunjunginya. Kalau bukan karena takut kepada orangtuanya, laki-laki ini seharusnya sudah melihat istri dan anaknya. Laki-laki ini kemudian menikah dengan wanita lain.

Rasulullah adalah teladan kita. Saya pernah mendengar kisah tentang rasulullah berkaitan dengan keluarga anaknya, Fatimah Az-zahra. Ketika itu rasul berkunjung ke rumah fatimah. Rasul mendapati fatimah sedang murung. Rasul berfirasat bahwa fatimah ada sedikit masalah dg suaminya, Ali bin abi thalib. Rasulullah bertanya dengan beradab: “dimana anak menantu saya?” (bukan bertanya dimana suami kamu). Maka fatimah menjawab: “dia keluar dengan sedang tidak senang pada saya.” Lalu nabi tidak bertanya apa masalah mereka, karena masalah rumah tangga harus diatasi oleh suami istri itu sendiri, walaupun keluarga anak sendiri. Kecuali jika sudah tidak bisa diatasi oleh suami istri tersebut, maka barulah keluarga besar boleh ikut serta membantu tapi hanya sebagai hakim.

Saya heran, mungkin suami dengan sifat tainduak ini gagal paham mengenai kepatuhan kepada orangtua dan tanggung jawabnya sebagai suami. Mereka takut dianggap durhaka jika tidak menuruti kata orang tuanya. Padahal, perintah orangtua harus dipatuhi selama tidak bertentangan dengan nilai-nilai kebenaran yang diajarkan agama.
Tidak cukup hanya dengan menjadi baik, menjadi suami dengan kepribadian kuat itu juga harus, punya prinsip dan memegang teguh prinsip tersebut, tegas, dan berani mengatakan yang benar itu benar dan yang salah itu salah, walaupun kesalahan itu berasal dari keluarga sendiri.

[ Read More ]

Sebuah Ketegasan

Posted by muty on - -


Ketidaktegasan itu menghancurkan
Ketidaktegasan itu tanda kelemahan
Ketidaktegasan itu sulit menentukan sikap
Ketidaktegasan itu penuh kebimbangan
Ketidaktegasan itu tidak memegang erat prinsip atau mungkin tidak punya prinsip hidup

Bagi saya, tegas itu cukup penting. Tapi hari ini saya menyadari bahwa tegas itu sangat penting.
Tegas itu tidak mudah dipengaruhi, tidak mudah di adu domba
Karena orang yang tegas itu memegang erat prinsip yang diyakininya baik. Dan mereka tau sikap mana yang harus diambil serta teguh dengan itu.
Kalaupun mereka melakukan sesuatu yang bertentangan dengan prinsip mereka, bisa jadi mereka terpaksa mungkin karena takut atau sebagainya.

Tegas itu bisa menyelamatkan hubungan silaturrahmi
Dia tidak mudah dihasut
Dia akan teguh dengan sikapnya yang menurutnya sesuai dengan prinsip hidupnya.
Tegas itu wajib.

[ Read More ]

Save KPK, Save Polri, Save Indonesia

Posted by muty on - -

Lagi-lagi, KPK berusaha dilemahkan. Berbagai macam tuduhan mulai ditujukan kepada pimpinan KPK. Mulai dari foto-foto palsu, tuduhan pemaksaan saksi untuk memberikan kesaksian palsu, penipuan dokumen dan lain-lain. Dan terkait kasus BG, salah seorang mantan penyidik KPK (2008-2012) mengatakan bahwa penetapan BG sebagai tersangka oleh KPK tidak sesuai dengan SOP yang seharusnya, seperti yang baru saja saya tonton di salah satu tv swasta tadi malam. Kita tidak bisa mengatakan apa yang disampaikan mantan penyidik KPK tersebut apakah benar atau salah.
Sederhana sebenarnya mengatasi kasus BG yang menjadi tersangka korupsi oleh KPK. Bapak Presiden cukup mencari calon Kapolri baru, maka urusan akan menjadi lebih mudah, insyaallah. Saya yakin, masih banyak polisi-polisi lain yang jauh lebih baik prestasinya, jauh lebih baik sikap dan pribadinya dan jauh lebih bersih dari sangkaan-sangkaan. Hanya saja, sekali lagi, memang jauh lebih mudah menjadi penonton daripada yang ditonton, lebih mudah bicara daripada menjalani. Saya dan mungkin sebagian orang di negara ini yang merupakan "penonton" juga akan berpikir sesederhana itu, tapi sangat tidak sederhana bagi aktor itu sendiri. Ada banyak tekanan terhadap beliau. Seperti buah simalakama yang merupakan tema acara yang saya tonton tadi malam yang juga sedang membahas kasus ini. Jika beliau melantik BG, maka beliau akan kehilangan kepercayaan rakyat, tapi jika beliau tidak melantik BG, hubungan dengan partai pengusung akan rusak.
Melantik Kapolri yang bersih dari status tersangka tentu jauh lebih baik daripada melantik kapolri yang ditetapkan jadi tersangka kan?lantas, kenapa harus bersikeras mempertahankan tersangka? Toh, melantik kapolri yang statusnya tersangka akan berakibat buruk sendiri bagi Polri, jika memang ternyata orang tersebut adalah koruptor. Polri hancur, negara juga bisa hancur. Begitu juga dengan KPK, segala tuduhan terhadap pimpinan KPK sehingga menyebabkan ditetapkannya pimpinan KPK sebagai tersangka atas kasusnya masing-masing dan penetapan tersangka itu sudah sesuai dengan SOP, maka jalan terbaik adalah mengganti pimpinan KPK agar KPK tetap dapat menjalankan tugasnya dengan baik dalam memberantas korupsi. Dan tentu saja kita semua berharap tidak ada campur tangan koruptor atau pemilik kepentingan tertentu dalam pemilihan pimpinan KPK tersebut.
Jika mereka para pemegang kekuasaan itu mencintai negara dengan tulus, mereka tidak mungkin akan korupsi, menghancurkan atau mengadu domba institusi-insitusi penegak hukum, dan tentu saja semua hal itu akan menghancurkan negara ini.Jika negara ini masih dipenuhi oleh orang-orang yang sangat mencintai uang, tanpa peduli itu haknya atau tidak, rasa-rasanya sulit untuk membayangkan akan kemajuan negara ini. Tapi selama masih ada orang yang peduli, harapan akan selalu ada, insyaallah. Dan saya yakin masih banyak orang-orang yang peduli.
Save KPK, Save POLRI, Save INDONESIA

sumber gambar: diolah dari google search 

[ Read More ]

Kehancuran Abbasiyah

Posted by muty on - -


Dahulu ada sebuah kerajaan yang bernama daulat bani abbasiyah yang berkuasa sekitar tahun 750M-1258M dengan pusat kekuasaan di bagdad, Iraq. Pada masa pemerintahan khalifah (raja) yang ke-8 yang bernama al mu'tashim, orang keturunan turki hanya dijadikan pengawal pribadi atau tentara, sedangkan pada masa pemerintahan khalifah  yang ke-9 yang bernama al watsiq, tentara turki mencapai taraf kedudukan yang amat tinggi. Bahkan seorang tentara turki yang bernama asyinas diberi gelar sultan, dimana ia mempunya hak-hak selain yang berkaitan dengan ketentaraan. Bahkan  budak istana  yang merupakan pengikut asyinas yang bernama wasif dan itakh menjadi begitu berpengaruh. 
Ketika alwatsiq wafat, beliau tidak melantik siapapun sebagai putra mahkota bakal penggantinya. Hakim agung, para wazir (menteri) dan mayoritas kalangan istana sepakat untuk mendukung pengangkatan anak al watsiq sebagai penggantinya. Akan tetapi, wasif dan itakh menolaknya dan lebih memilih saudara al watsiq yaitu al mutawakkil sebagai penggantinya.
Al mutawakkil akhirnya dilantik menjadi khalifah daulat bani abbasiyah ke-10. khalifah al mutawakkil adalah khalifah yang lemah dalam hal kepemimpinan. Khalifah ini mencoba menyingkirkan orang-orang keturunan turki karena kedudukan mereka yang cukup tinggi dari khalifah sebelumnya seperti halnya asyinas dapat membahayakan daulat bani abbasiyah. Tetapi usaha khalifah tidak terlaksana dengan sempurna karena orang-orang keturunan turki bangkit memberontak bersama-sama dan akhirnya al mutawakkil berhasil terbunuh.
Setelah kematian al mutawakkil, kekuasaan dikendalikan oleh orang-orang keturunan turki. Mereka dapat memilih dan mengangkat khalifah sesuai dengan keinginan mereka. Walaupun khalifah tetap diduduki oleh bani abbasiyah tapi kekuasaan tidak lagi di tangan mereka. Pemimpin bani abbasiyah seperti boneka bagi orang-orang keturunan turki. Ada usaha untuk melepaskan diri dari kekuasaan orang-orang turki tapi selalu gagal. Masa tersebut adalah masa kemunduran bani abbasiyah. Kemudian tentara turki melemah dengan sendirinya dan muncullah tokoh-tokoh kuat yang kemudian memisahkan diri dari kekuasaan pusat di bagdad dan mendirikan dinasti-dinasti kecil.

Pemimpin yang lemah, pemimpin yang tidak lebih dari sekedar boneka, negara dikuasai asing dan adanya wilayah yang ingin memerdekaan diri merupakan beberapa hal yang menjadi awal penyebab kehancuran bani abbasiyah.  Semoga saja negara ini tidak mengalami peristiwa seperti yang dialami daulat bani abbsiyah di akhir masa kejayaannya. Legend is lesson


Sumber: buku Sejarah Kebudayaan Islam MTsN



[ Read More ]

The Raid

Posted by muty on - -


The Raid: Redemption (2011), ketika pertama kali mendengar tentang film ini dari teman yang katanya mendapatkan banyak respon positif karena "kekerasannya" baik dari dalam maupun luar negri membuat saya penasaran.Saya kemudian menontonnya dan ternyata benar. Ada adegan-adegan kekerasan yang seharusnya tidak boleh diperlihatkan tapi malah diperlihatkan secara vulgar dalam film ini. Dan saya belum pernah menonton film laga yang lebih "keras" dari film ini.

Film ini mendapatkan penghargaan, salah satunya Midnight Madness award pada Toronto International Film Festival (TIFF) 2011. Banyak yang bangga film ini dilirik dunia, tetapi saya lebih banyak khawatir karena adegan "kekerasan" dari film ini. Walaupun beberapa adegan kekerasan tersebut hanyalah visual yang dibuat secara digital, kekerasan tetaplah kekerasan. Seperti video game  yang memiliki rating game, ada game untuk anak 3 tahun ke atas, ada yang boleh dimainkan semua umur , ada yang untuk remaja dan ada yang hanya boleh dimainkan usia dewasa karena ada "kekerasan" di dalamnya baik berupa tindakan maupun perkataan.

Apabila seseorang sering menonton kejadian/adegan kekerasan baik itu nyata atau sandiwara berulang-ulang, maka hal itu sedikit banyaknya akan berpengaruh negatif pada psikologisnya, dewasa apalagi anak-anak. Anak-anak yang sering menonton tontonan yang mengandung kekerasan akan menjadi kurang sensitif terhadap sakit yang diderita orang lain (kurang empati), bisa menjadi anak yang sangat penakut, atau juga menjadi orang yang suka berbuat kerusakan dan kejahatan terhadap orang lain (1). Akhir-akhir ini semakin banyak terdengar kasus-kasus kekerasan. Seorang anak yang memukuli juniornya kelas 5 SD di Jakarta hingga meninggal baru-baru ini, atau juga sikap senioritas dan sewenang-wenang  mahasiswa STIP Jakarta yang juga menyebabkan seorang juniornya meninggal, menurut saya itu merupakan salah satu peran yang besar dari tontonan yang mengandung kekerasan dan tidak mendidik.

Dan bagi saya lebih sangat disayangkan karena film The Raid ini merupakan film Indonesia  walaupun disutradarai oleh seseorang berkebangsaan Inggris. Bayangkan saja, negara - negara barat saja yang kasus kekerasan yang terjadi disana jauh lebih banyak daripada yang terjadi di Indonesia, tidak memproduksi film laga dengan kekerasan sevulgar itu (setidaknya hingga tulisan ini dibuat). Dan pujian atas The Raid dari negara lain, bagi saya itu bukanlah pujian. 

Maret lalu, The Raid 2 sudah rilis dan kabarnya bakal ada The Raid 3. Saya khawatir, akan semakin banyak kasus kekerasan yang terjadi di negara ini yang mungkin sedikit banyaknya dipengaruhi oleh tontonan yang tidak baik.


sumber:
  1. http://www.apa.org/research/action/protect.aspx

           sumber gambar: google search
[ Read More ]

Kenapa Lebih Baik Golput ?

Posted by muty on - -



Saya baru saja membaca sebuah tulisan yang diposting di fb. Dari kesimpulan yang saya dapat pada tulisan tersebut adalah lebih baik golput karena penulis menganggap demokrasi bukanlah cara yang dianjurkan islam dalam memilih seorang pemimpin.

Sebuah analogi, misalnya sebuah negri akan dilakukan pergantian kepemimpinan. Calon A adalah calon yg cakap dalam memimpin dan menegakkan hukum-hukum islam. Sedangkan calon B adalah calon yg juga cakap dalam memimpin tetapi memiliki akhlak yg bejat. Dalam kampanyenya, calon B mengatakan akan menghapus aturan tentang minuman keras sehingga rakyatnya yg sebagian besar adalah peminum minuman keras bebas membeli dan minum minuman tersebut. Kemudian diadakan pemilu sebagai bentuk demokrasi di negri tersebut, tentu saja yang akan menang adalah calon B, calon yang mengikuti apa yang rakyatnya mau.

Dari analogi diatas, kita bisa melihat bahwa demokrasi (memilih berdasarkan suara terbanyak) bukanlah cara terbaik dalam memutuskan suatu perkara. Dan saya setuju untuk hal itu terhadap tulisan yang saya baca di fb tadi. Cara terbaik untuk memutuskan suatu persoalan adalah dengan musyawarah mufakat antar orang-orang yang berilmu, sehingga keputusan yang diambil adalah yang terbaik berdasarkan hasil musyawarah.

Tetapi untuk kondisi negara seperti ini, saya rasa golput baru akan efektif jika sebagian besar rakyat indonesia tidak ikut pemilu. Dengan begitu, ada kemungkinan calon pemimpin akan dimusyawarahkan. Tetapi jika hanya sebagian kecil yang golput, bayangkan jika yang menang adalah partai yang hanya akan menjadi penghancur negara kelak, seperti yang saya tulis sebelumnya. Setidaknya, jika pemilihan belum dimungkinkan melalui musyawarah mufakat, pilihlah pemimpin yang terbaik dari pilihan yang ada. Menurut saya, memilih partai yang terbaik diantara yang ada adalah cara untuk mencegah si penghancur negara maju.

Semoga allah selalu melindungi negara ini, aamiiin

sumber gambar: google search
[ Read More ]

I have my own library

Posted by muty on - -





Saya suka membaca, dan setiap melihat buku yang banyak, rasanya ingin membaca semuanya. Saya bermimpi memiliki sebuah perpustakaan mini di rumah. Saya membayangkan sebuah perpustakaan mini milik saya awalnya berupa satu atau dua lemari buku yang tinggi yang diletakkan di kamar, dan lemari itu penuh dengan buku-buku yang menarik untuk dibaca. Dan lain waktu, saya membayangkan perpustakaan mini saya berupa sebuah ruangan kecil di rumah, dan ruangan tersebut berisi lemari-lemari buku yang banyak layaknya persis sebuah perpustakaan yang bagus, hanya saja dalam skala mini ^^

Mimpi tersebut saya tuliskan dalam selembar kertas, sehingga ketika saya iseng membuka kembali lembaran kertas tersebut, saya akan ingat lagi mimpi-mimpi kecil tersebut. Untuk kesekian kalinya ketika saya membuka lembaran kertas tersebut, dan membaca mimpi saya "saya ingin memiliki perpustakaan mini," dalam hati saya berkomentar, "nanti, insyaallah kalo udah kaya."

Dan pada suatu kali saya membuka kembali lembaran kertas tersebut dan membaca mimpi  tentang perpustakaan itu, tiba-tiba saya menyadari sesuatu, "saya telah memilikinya." ya, saya telah memilikinya walaupun tidak persis seperti apa yang saya khayalkan. Perpustakaan saya ternyata sudah ada dalam laptop saya, saya memiliki banyak ebook dari beberapa genre, dan semuanya saya kelompokkan perfolder seperti layaknya sebuah perpustakaan, hanya saja lemari perpustakaan digantikan oleh sebuah folder. Tidak hanya itu, ternyata perpustakaan saya jauh lebih besar dan banyak sekali bukunya, di dunia maya saya bisa membaca banyak artikel, walaupun memang tidak berbentuk ebook, tapi tetap saja itu seperti sebuah lembaran kertas. Saya bisa membaca artikel-artikel dari situs national geographic, VOA, situs-situs dan blog farmasi, dan yang terakhir ini saya baru saja mendaftar sebagai anggota Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (pnri.go.id) dan saya bisa membaca banyak hal termasuk mengakses jurnal berbayar sekalipun^^. Ini menyenangkan dan semuanya sudah lebih dari cukup, itu aja belum kebaca semuanya, hihihi...

Sometimes the thing you dreamed, you have got it, it's just you haven't realized it


sumber gambar: google search

[ Read More ]

Tolak Pekan Kondom Nasional!!!

Posted by muty on - -





    Hari AIDS sedunia diperingati pada tanggal 1 desember, dan dalam rangka memperingati hari itu, kementerian kesehatan membuat kebijakan "Pekan Kondom Nasional" selama seminggu dengan membagikan kondom kepada masyarakat yang berpotensi terkena AIDS.
    Miris sekali saya ketika mendengar kebijakan tersebut. Pembagian kondom bukanlah solusi baik dan bijak untuk mengatasi masalah AIDS di Indonesia, pembagian kondom hanya akan membuat seks bebas semakin merajalela. Satu-satunya cara untuk menghindari AIDS adalah dengan tidak melakukan seks bebas. Seharusnya kemenkes mensosialisasikan tentang buruknya dampak seks bebas terhadap kesehatan.
    Dalam salah satu berita yang saya baca di health.detik.com: 
    "Kalau ada orang diberikan kondom gratis lalu ia melakukan perilaku seks berisiko, tandanya memang sudah dari awal ia merencanakan hal itu," ujarnya pada Konferensi Pers Hari AIDS Sedunia yang bertempat di sekretariat Komite Penanggulangan AIDS Nasional, Jl. Johar, Menteng, Jakarta Pusat dan ditulis detikhealth pada Sabtu (30/11/2013).
    Menaggapi pernyataan tersebut, bahwa setiap perbuatan tersebut dilakukan boleh jadi karena ada niat dan boleh jadi juga tidak ada niat tapi karena ada kesempatan (dengan diberikan kondom gratis) akhirnya timbullah niat tersebut. 
    Negara lain boleh jadi menerapkan kebijakan ini tetapi bukan berarti setiap kebijakan dari negara lain diterapkan di negara kita. Kita memiliki budaya yang berbeda dengan mereka, terlepas dari aturan agama.
    Mau jadi seperti apa bangsa ini jika pemuda pemudinya banyak yang melakukan seks bebas, hanya laknat allah yang didapat. Saya sangat berharap kemenkes, khususnya ibu menteri bisa lebih bijaksana dalam mengambil keputusan.
    Broadcast dari temen saya, untuk penolakan terhadap hal ini, bisa menghubungi:
  1. Halo kemkes 021500567
  2. Sms 081281562620
  3. Email:  kontak@kemkes.go.id

  4.  sumber gambar: google search


[ Read More ]

spreken in het nederlands

Posted by muty on - -



Sejak kelas 4 SD saya sudah belajar bahasa inggris, tapi hingga detik ini saya tidak benar-benar bisa berbahasa inggris. Dan saya menyadari dimana letak kesalahannya, yaitu praktek. Ya...saya sangat jarang sekali mempraktekkannya, lagian saya tidak memiliki lawan bicara yang bisa saya ajak ngomong bahasa inggris setiap hari.

flashback ingatan waktu sebulan di pare, disana kami diwajibkan speaking in english almost all day, walaupun masih dengan proununciation dan grammar yang kacau, tetapi setidaknya saya merasakan bahwa speaking saya mulai lancar dari sebelum sebulan di pare. Dan setelah balik dari pare, kebiasaan speaking in english kami mulai sedikit-sedikit menghilang.

Lingkungan adalah salah satu faktor yang sangat menyemangati para pelajar di pare untuk speaking in english everyday. Kalau seandainya saya berada di daerah dimana orang-orangnya berbicara bahasa inggris setidaknya selama 1 (satu) tahun, saya yakin insyaallah saya sudah lancar berbahasa inggris.

Kemudian saya teringat kepada negara kita yang dijajah belanda selama 3,5 abad. Wow....itu waktu yang sangat lama sekali. Tapi kenapa banyak rakyat indonesia sekarang ini tidak bisa berbahasa belanda? Mengherankan sekali. Saya yakin pada zaman penjajahan tersebut rakyat indonesia banyak yang pandai berbahasa belanda tetapi mereka tidak mau mengajarkannya kepada anak cucu mereka. Tidak tau apa alasannya, tetapi mungkin karena kebencian kepada penjajah tersebut. Kalau memang benar seperti itu alasannya, saya rasa itu alasan yang tidak dapat diterima, karena memiliki kemampuan berbahasa asing adalah nilai plus.

Om saya pernah bercerita bahwa waktu dulu (kira-kira paling lama 30 tahun lalu) ketika ada baralek (acara pesta) di rumahnya, diundang orang-orang dari kampung tetangga.Waktu makan-makan, mereka yang tua-tua dari kampung tetangga berbicara sesamanya dengan bahasa belanda. Wahhh....jadi iri. Coba nenek nenek saya mengajarkan bahasa belanda kepada anak cucunya, mungkin saya sekarang bisa berbahasa belanda ^^. 
[ Read More ]

Index Emotion Window

Posted by muty on - -

Dalam kaitannya dengan farmasi, setiap obat memiliki Index Therapheutic Window terhadap penyakit tertentu. Setiap obat akan memberikan efeknya apabila kadar obat yang berikatan dengan reseptornya dapat mencapai area jendela index terapi. Apabila kadar obat yang berikatan dengan reseptor berada di bawah jendela index terapi, obat tidak akan berefek, pun jika kadar obat yang berikatan dengan reseptor melebihi jendela index terapi, maka akan terjadi overdoses. Tidak jauh berbeda dengan obat, emosi manusia pun demikian, dalam hal atau kasus tertentu, index emotion window setiap manusia memiliki lebar yang berbeda-beda.

Emosi juga harus berada dalam index emotion window. Tapi banyak juga orang yang dalam situasi tertentu, emosinya berada di bawah index emotion window, kapankah itu? Ketika dia "gak nge-rasa", gak merasa disinggung, gak merasa dimarahi, atau juga gak merasa yang lainnya. Tidak masalah jika itu terjadi sesekali, tapi kalau selalu "gak nge-rasa", wah parah nih....gak peka banget jadi orang. Atau mungkin juga "gak nge-rasa"itu terjadi karena faktor external pemicu emosi tersebut memang kurang dosisnya.

Masalah lainnya adalah emosi yang melebihi index emotion window, akibatnya apa? Ya, orang itu marah besar untuk sesuatu yang harusnya tidak perlu semarah itu, atau contoh emosi lainnya yang setipe dengan itu. Lalu bagaimana caranya agar emosi itu berada dalam index emotion window? Kurangi dosis? Tidak mungkin, itu adalah faktor external. Yang bisa diusahakan adalah memperlebar jendela index emotion. Caranya? Lapangkanlah hati ^^

#nasehat (terutama buat diri sendiri)

Nb: kalau analogi saya salah, mohon dikoreksi^^
[ Read More ]

hidup itu seperti goosebumps

Posted by muty on - -

pilihan-hidup-belajar-dari-abraham-300x214
Takdir adalah bagian dari hidup ini, tidak hanya manusia, tetapi semua makhlukNya. Angin sifatnya berhembus, api sifatnya membakar, daun dari tanaman yang tidak disirami akan menjadi kuning kemudian mati. Ada manusia yg ketika suatu hal yang buruk terjadi dalam hidupnya, dia menyalahkan takdir. Dan ada juga manusia yg sudah cukup paham, dia tau bahwa tidak ada yang salah dengan takdir tersebut. Karena semua sudah merupakan ketentuan Tuhan. Yang salah adalah bila kita tidak pernah mau berusaha untuk mendapatkan takdir yang lebih baik. Semenjak akan kuliah, aku mulai menyadari, takdir adalah suatu hal yang sangat sulit kupahami. Karena hidup penuh dengan pilihan dan setiap pilihan yang kita pilih tersebut akan membuat kita mendapatkan takdir sesuai dengan pilihan tersebut.
Dalam sebuah pengajian tentang takdir oleh ust. arif rifan, beliau menjelaskan bahwa setiap pilihan manusia dalam hidupnya, akan mendapatkan takdirnya. Contohnya: Ali bin Abi Thalib yg ketika itu duduk bersandar pada dinding, kemudian beliau menyadari dinding tersebut hampir roboh dan beliau berpindah ke tempat duduk lain. Dalam kasus tersebut, Ali bin abi thalib memiliki 2 macam takdir. Takdir ketika beliau tetap memilih duduk bersandar pada dinding yg hampir roboh atau takdir ketika memilih untuk bersandar pada dinding yang lebih kokoh. Beliau yang akhirnya memilih untuk pindah duduk bersandar pada dinding yg lebih kokoh berarti berpindah dari takdir Allah yg satu ke takdir allah yang lain.
Ketika aku merasa pilihan yang aku buat adalah salah, aku merasa sangat menyesal tidak memikirkan dengan sangat matang terlebih dahulu. Kemudian aku berusaha mencari tau apakah ini salahku atau apakah ini sudah merupakan jalan terbaik yang telah ditetapkanNya untuk hidupku?aku seringkali sibuk dengan pertanyaan tersebut. Itu sebelum aku mendengarkan pengajian tentang takdir tersebut. Setelah cukup memahami, aku mulai mengerti bahwa apapun pilihanku, hasil yang akan kudapatkan tetap merupakan ketentuan dari Allah. Jika aku memilih A, aku akan menjalani ini dan apabila aku memilih B, aku akan menjalani itu. Keduanya sudah ditentukan oleh Allah. Yang harus aku lakukan adalah menjalani hidup di pilihanku tersebut dengan sebaik-baiknya dan ikhlas serta berusaha senantiasa mensyukurinya.
Memutuskan suatu pilihan akan lebih sulit lagi, apabila pilihannya antara ya dan tidak, dan apabila ya, apakah akan dilakukan sekarang atau nanti. dan diantara 3 pilihan tersebut pun, ada beberapa kemungkinan takdir yang akan di dapatkan nantinya. Jika sudah seperti itu, salah satu hal yang bisa aku lakukan adalah shalat istikharah, meminta petunjukNya terhadap pilihan apa sebaiknya yang harus kuambil. Hidup ini seperti goosebumps yah?
sekali lagi, Aku lebih menyukai masa kanak-kanak. Aku jadi ingat tulisan yang di post temanku, “I miss my childhood, where the hardest decision was picking a crayon”



sumber gambar: google searching
[ Read More ]

Mau Kuliah di Jurusan Apa?

Posted by muty on - -

futureSign

Aku kenal farmasi sejak aku kelas 3 MTs, tapi aku baru mulai kenal farmasi yang sesungguhnya ketika aku sudah di tingkat 3 kuliah farmasi. Hmm…aneh y? berarti selama ini aku g ngerti dunk apa yg aku pelajari? apa tujuan farmasi, kemana setelah ini dan dimana aplikasi ilmuku? serta apa alasanku masuk farmasi? lebih kurang jawabannya adalah aku mungkin memang tidak tau. Kebanyakan mahasiswa kuliah di jurusan yang tidak diminatinya dan alhamdulillah aku cukup meminati farmasi sejak aku kuliah di tingkat 3.

Belajar dari pengalamanku, bagi yang akan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, sebaiknya kalian benar-benar mengenali terlebih dahulu dimana minat dan bakat kalian. Sebelum terlanjur mengambil kuliah di jurusan yang kalian tidak minat dan juga tidak bakat, akan sangat sulit untuk menjalaninya. Selesai? insyaallah bisa. Tapi itu tergantung dari kita pribadi bagaimana menjalaninya. Ada yang tamat 4 tahun, ada yang tamat 5 atau 6 tahun dan bahkan aku pernah denger cerita temen ada yang tamat 8 tahun. Paling parah, ada yang tidak mampu untuk menyelesaikannya. Tapi dapat dikatakan beruntung bagi orang yang tidak minat tetapi dia pintar sehingga tidak menjadi masalah baginya kuliah di jurusan yang tidak diminatinya. Sedangkan bagi yang tidak pintar-pintar amat tapi berminat, itu juga bisa sebagai kekuatan untuk menjalaninya. Karena kalian menyukai ilmu tersebut dan sesulit apapun kalian akan berusaha untuk mempelajarinya dengan senang hati.

Khusus bagi peminat ilmu farmasi, yang masih sekolah SMP/sederajat, kalau kalian benar-benar  menyukai farmasi dan akan mengambil kuliah farmasi, aku sarankan kalian masuk SMK Farmasi. Karena sebagian besar temen-temen  kuliahku yang SMA nya dari SMK Farmasi, memahami farmasi dengan sangat baik dan lebih mudah menjalani kuliah dibanding kebanyakan temen-temen yang dari SMA (pengecualian buat anak pintar). Tapi kalian juga harus tau, bahwa sekolah di SMK Farmasi itu jauh berbeda dengan sekolah SMA biasa. Temanku yang dari SMK Farmasi atau SMF nama dahulunya, mengatakan kalau sekolah di SMK Farmasi lebih berat. Banyak hafalan, tentu saja karena farmasi kebanyakan memang harus dihafal. Dengan kalian mengetahui bagaimana di sekolah SMK Farmasi, tidak ada alasan bagi kalian untuk berhenti di tengah jalan dan kemudian pindah sekolah. Jika kalian memang benar-benar minat, aku rasa itu bukanlah suatu kendala. Itu adalah nilai plus yang akan dapat dirasakan selepas dari sekolah tersebut.

Selain itu, akan lebih baik jika setelah tamat SMK Farmasi dan/atau lulus S1, pernah bekerja di apotek, rumah sakit atau fasilitas pelayanan kesehatan lainnya (bagi yang minat di bidang pelayanan farmasi). Hal ini akan memudahkan pemahaman saat kuliah profesi apoteker kelak. Atau jika kalian tidak sekolah di SMK Farmasi, saran aku sebaiknya kalian memiliki pengalaman kerja di fasilitas pelayanan kesehatan tersebut sebelum masuk kuliah apoteker.

Semoga saranku bermanfaat, good luckWinking smile

Sumber gambar: google searching

[ Read More ]

Obat Sintetis atau Obat Alami?

Posted by muty on - -

herbs (FILEminimizer)
Jaman nenek moyang kita dahulu, pengobatan dilakukan dengan mengambil bahan-bahan dari alam. Dan hari ini kita mendengar, khususnya saya, bahwa pengobatan itu banyak juga yang berhasil. Walaupun obat-obat yang digunakan tersebut tidak melalui pengujian praklinik dan klinik terlebih dahulu. Ketika zaman mulai maju, pengobatan tradisional tersebut mulai ditinggalkan, masyarakat lebih tertarik dengan perkembangan pengobatan yang memanfaatkan teknologi terkini yang telah melalui pengujian praklinik dan klinik.
Tapi dewasa ini, dengan semakin terbukanya mata masyarakat akan banyaknya efek samping yang ditimbulkan karena penggunaan obat-obat modern, tidak sedikit juga masyarakat yang kemudian beralih lagi melakukan pengobatan dengan cara tradisional menggunakan bahan-bahan alam. Walaupun pada kenyataannya penggunaan bahan-bahan alami tidak menjamin tidak ada efek sampingnya. Tapi bagaimanapun, sesuatu yang alami itu memang lebih baik. Contoh saja pada makanan, orang yang sehari-harinya hanya memakan makanan yang dimasak sendiri tanpa penambahan penyedap buatan, tubuhnya insyaallah akan lebih sehat daripada orang-orang yang sehari-harinya sering makan makanan yang mengandung penyedap dan pewarna, dan juga orang yang sering makan junk food. Orang seperti yang terakhir ini, biasanya lebih banyak menderita penyakit-penyakit berbahaya seperti kanker.
Kembali ke permasalahan mengenai obat-obatan, walaupun menurut saya dan beberapa orang bahwa pengobatan menggunakan bahan alami adalah lebih baik, tetapi untuk tujuan tertentu, pengobatan menggunakan obat-obat modern ternyata lebih baik. Salah satunya dalam hal kecepatan pengobatan. Penggunaan obat-obat alami mungkin juga memberikan efek tapi karena progres pengobatannya yang lama, sehingga hampir-hampir terlihat tidak berefek. Tapi ada juga beberapa obat alami (yang saya denger akhir-akhir ini) untuk penyakit tertentu dan pada orang tertentu, ternyata memberikan progres yang sangat baik dan cepat dalam pengobatannya, bahkan untuk penyakit berbahaya sekalipun.
Hmm…bingung y jadinya mau pake obat-obat modern atau obat tradisional. Bahkan pemilihan untuk obat-obat modern sekalipun, sangat sulit untuk diputuskan. Banyak hal yang harus dipertimbangkan. Siapa penderitanya, berapa umurnya, apa penyakit dan bagaimana kondisi klinisnya, obat apa yang pernah dan sedang dikonsumsi, obat apa yang menyebabkan alergi, berapa harga obat dan bagaimana kemampuan penderita untuk membeli obat tersebut dan masih banyak lagi.
Begitulah dunia pengobatan, sulit sekali memutuskan obat terbaik yang akan digunakan untuk penyakit tertentu dan pada pasien tertentu juga. dan itulah salah satu pekerjaan kami, farmasis.

sumber gambar: corbisimages.com dan google search


artikel ini juga ada disini
[ Read More ]

Menjadi Orang Hebat

Posted by muty on - -

hebat
apa sih hebat itu?
apakah hebat itu, orang yang selalu menjadi juara?
apakah hebat itu orang yang kuliah keluar negri?
apakah hebat itu orang yang pandai bahasa asing?
apakah hebat itu orang yang aktif organisasi?
apakah hebat itu, orang yang pandai berbicara di depan khalayak ramai?
apakah hebat itu orang yang kuliah di universitas ternama?
apakah hebat itu orang yang memiliki IPK tinggi?
apakah hebat itu adalah orang yang punya banyak gelar?
apakah hebat itu, seorang ayah yang selalu pergi di subuh buta dan pulang saat matahari tenggelam untuk mencari nafkah buat keluarga?
apakah hebat itu, seorang ibu rumah tangga yang selalu mengajari anak-anaknya kepada kebaikan dunia akhirat?
apakah hebat itu, seorang yang istri yang patuh terhadap suaminya?
apakah hebat itu, seorang wanita karir?
apakah hebat itu, orang yang punya pekerjaan bergengsi?
apakah hebat itu, orang yang punya gaji tinggi?
apakah hebat itu, orang yang punya jabatan tinggi?
apakah hebat itu,orang yang selalu bisa dan cepat berinteraksi dengan semua orang?
apakah hebat itu, orang yang punya banyak koneksi?
apakah hebat itu, orang yang bermanfaat buat orang lain?
apakah hebat itu, orang yang punya wawasan luas?
apakah hebat itu orang yang bisa dalam musik?
apakah hebat itu, orang yang pandai dalam bidang apapun?
apakah hebat itu, orang yang selalu rajin beribadah?
apakah hebat itu, orang yang memiliki sikap dan perkataan yang mulia?
apakah hebat itu, seseorang yang membuat orang lain menjadi hebat?
dan masih banyak lagi penilaian tentang “hebat” menurut aku, anda, dan mereka. Tapi manakah arti hebat yang sebenarnya?
apakah untuk menjadi orang hebat harus menjadi setidaknya salah satu dari yang tertulis diatas?
lalu bagaimana dengan orang yang berusaha menjadi seperti diatas?bukankah Allah mengatakan, seeorang dinilai dari usahanya?

sumber gambar: google search
[ Read More ]

Kasian Negaraku…

Posted by muty on - -

indonesia
Sedih sekali melihat ketika orang-orang yang menjadi wakil rakyat dan memiliki jabatan yang seharusnya digunakan untuk membawa negara ini ke arah perubahan yang lebih baik, adalah orang yang tidak pantas. Ketika masih ada warga negara ini yang peduli dengan nasib anak bangsa dan mencegah hal-hal negatif  masuk, malah disalah-salahkan. Kalau seandainya mereka bersifat anarkis itu memang salah, tapi kan kita semua bisa mencari cara yang lebih baik untuk tujuan yang baik tersebut. Ini negara kita dan kita berhak dan wajib memfilter apa saja yang masuk ke dalam negara kita.
Apapun peran kita dimanapun dan kapanpun, kita tidak boleh bersikap “loe-loe, gue-gue,” apalagi jika kita memiliki peran yang cukup penting dalam masyarakat. Kita harus “amar ma’ruf nahi mungkar”, mengajak orang lain kepada yang baik dan mencegahnya melakukan yang tidak baik. Lalu apa gunanya punya jabatan jika hanya diam melihat negara kita berusaha dirusak orang, apa juga akan mengatakan “yg penting kan gw g kayak gitu…”
g bisa gitu…g punya jabatan apalagi punya jabatan dan pengaruh besar g bs bersikap seperti itu. atau lebih baik tinggalin aja jabatan tersebut dan cari kerja lain daripada malu-maluin.
heran…kenapa ada orang yang punya pikiran seperti itu, ckckck….

sumber gambar: google search
[ Read More ]

Dimanakah kebaikan?

Posted by muty on - -

helping_hand
Sekitar sepuluh tahun terakhir, perkembangan teknologi dan komunikasi berkembang dengan pesat. Berbagai peristiwa dari seluruh penjuru dunia dengan cepat diliput dan dipublikasikan. Informasi tersebut juga mudah didapatkan dimana saja dan kapan saja. Tapi jika kita perhatikan dari kebanyakan  tayangan televisi, hampir setiap hari kita lebih banyak melihat dan mendengar berita tentang kejahatan. Berita korupsi, penyuapan, pembunuhan, perampokan, kecelakaan dan masih banyak lagi. Secara tidak langsung hal itu membuat kita berpikir bahwa dunia ini semakin lama semakin tidak aman. Dimana-mana ada kejahatan. Ketakutan yang berlebihan akan timbul dalam pribadi kebanyakan orang. Walaupun berita tentang kebaikan itu ada juga, tapi jumlahnya tidak sebanding dengan berita kejahatan yang disiarkan. Seperti diberitakannya
[ Read More ]

Ada Pelajaran saat Shopping

Posted by muty on - -

images
Wanita identik dengan belanja, alias shopping. Karena kebanyakan wanita suka berbelanja. Entah itu motifnya karena butuh, karena suka barangnya aja, karena pingin punya banyak, atau karena duitnya berlimpah, g tw mau diapain, trus shopping ini itu. Pun denganku, menurutku aku orangnya juga suka shopping. Hanya saja karena uang sering pas-pasan, hobi shoppingnya sering g tersalurkan,hehe...Laughing out loud(alhamdulillah juga).
Kalo nanya ke temen-temen aku yang sering nemenin aku belanja, pasti bilangnya
[ Read More ]

wanna be happy?

Posted by muty on - -

imagebahagia, adalah satu kata yg mutlak diimpikan oleh setiap orang di dunia
gak peduli siapapun dia, mau orang baik, mau orang jahat…semua pasti memimpikan yang namanya bahagia

Sejak dulu,aku selalu berdoa:
"Ya allah,berikanlah kebahagiaan dalam hidup hamba ya allah"
Kemudian...semakin lama,sedikit demi sedikit aku mulai menyadari
Bahwa kebahagiaan memang pasti berasal dari allah
Tetapi bahagia yang diberikan allah kepada kita,juga karena sikap kita dalam hidup ini...

[ Read More ]

Masalah, Dari Sudut Pandang Yang Berbeda

Posted by muty on - -

Masalah, satu kata yang akan selalu menyertai kita dalam mengarungi kehidupan ini. Bukanlah hidup namanya jika tidak ada masalah. Segala sesuatu yang tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan merupakan masalah.
Belum lahir saja, kita sudah dihadapi dengan  masalah, yaitu saat kita berupa sel sperma ayah harus bersaing dengan jutaan sperma lainnya untuk mencapai ovum ibu. Setelah lahir, masalah lain menunggu, bagaimana caranya kita berjalan dan berbicara. Setelah dewasa, berbagai macam masalah di lingkungan pergaulan, di rumah dan di sekolah pun datang menghampiri. Mau pergi ke kampus ingin naik bus kampus agar hemat, ternyata harus naik angkot; mau pulang kampung hari Jumat, ternyata ada kuliah tambahan hari Sabtu; udah belajar berharap dapat B, eh ternyata dapat C. Kapanpun, masalah akan selalu membuntuti kita, mulai dari yang ringan sampai yang berat.
Lahirnya sebuah masalah itu juga tergantung cara kita memandangnya dan bagaimana hati dapat menerimanya. Ada hal yang sebenarnya bukan masalah, bisa jadi masalah jika kita memandangnya memang sebagai suatu masalah. Ada masalah, tapi jika kita bisa memandangnya sebagai suatu tantangan baru yang harus dilewati, kita bisa dengan tenang menghadapinya dan dapat menjadikan masalah tersebut tidak sebesar kenyataannya.
Jadi, hal utama yang harus kita lakukan ketika suatu masalah datang adalah dengan melihat masalah tersebut secara positif. Ubah cara pandang dan jangan memperbesar-besar suatu masalah. Selalu berpikir positif dan terbuka, karena seringkali masalah timbul oleh pikiran negatif terhadap orang lain dan tidak terbuka dengan apa yang dirasakannya terhadap orang tersebut. Sampaikan secara baik-baik pada orang tersebut apa yang dirasakan karena sikapnya atau perkataannya, bisa saja itu cuma salah paham, atau mungkin saja orang itu tidak menyadari apa yang dikatakannya dan dia tidak bermaksud seperti itu.

Selain berpikir positif terhadap sesama, kita juga harus berpikir positif kepada Allah, yang Mahaberkehendak terhadap semua hal yang terjadi dalam hidup kita. Masalah dapat dikatakan ujian dan Allah hanya akan menguji seseorang sesuai dengan tingkat keimanannya. Jika hari ini kita dihadapi dengan masalah level 5, setelah kita berhasil melewatinya, esok kita akan menghadapi masalah level 6, begitulah seterusnya hidup. Kita tidak perlu khawatir, Allah tidak akan pernah membebani hambaNya diluar kemampuan hambaNya itu. Dengan masalah, kita dididik untuk menjadi pribadi yang lebih baik, akhlak yang lebih baik, cara berpikir yang lebih baik. Dan mungkin juga, melalui masalah Allah sedang menegur kita yang sedang lalai mengingatNya. Selalu ada hikmah di setiap kejadian.


sumber gambar: google search
[ Read More ]